Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

CEFR: Kerangka Standar Kemampuan Bahasa Internasional

CEFR atau Common European Framework of Reference for Languages adalah sebuah kerangka standar internasional yang menjelaskan kemampuan bahasa seseorang. Kerangka ini memiliki enam tingkat, mulai dari A1 yang merupakan pemula hingga C2 yang merupakan tingkat mahir. CEFR dikembangkan oleh Dewan Eropa dan kini menjadi acuan global dalam pembelajaran bahasa.

CEFR menyediakan deskriptor yang jelas tentang apa yang dapat dilakukan pembelajar bahasa pada setiap tingkat dalam empat keterampilan utama: mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Dengan adanya CEFR, pembelajar dapat memahami tingkat kemahiran mereka secara objektif dan juga dapat melakukan perbandingan kemampuan bahasa lintas negara dan institusi.

Sejarah CEFR dimulai pada tahun 1970-an ketika Dewan Eropa berusaha untuk meningkatkan transparansi dan konsistensi dalam pembelajaran bahasa. Proyek ini melalui beberapa fase penting:

  • 1971: Dewan Eropa mulai menjajaki cara untuk menstandarkan penilaian bahasa.
  • 1975: Konsep "Threshold Level" diperkenalkan untuk menetapkan pedoman kompetensi dasar.
  • 1991: Sebuah simposium antar pemerintah di Swiss mengusulkan pengembangan kerangka kerja yang komprehensif.
  • 1996: Versi draf disebarluaskan kepada profesional pengajaran bahasa untuk mendapatkan masukan.
  • 2001: CEFR secara resmi diterbitkan dengan enam tingkat yang sekarang menjadi standar (A1-C2).

CEFR memiliki dampak yang besar dalam dunia pengujian bahasa. Banyak lembaga ujian terkemuka yang menyesuaikan tes mereka dengan tingkat CEFR. Misalnya, Cambridge English melakukan revisi pada ujian mereka antara tahun 2001 hingga 2005. IELTS mulai memetakan skor band mereka ke tingkat CEFR pada tahun 2006. Selanjutnya, TOEFL juga mengembangkan tabel perbandingan skor CEFR pada tahun 2008. Selain itu, DELF/DALF dan TestDaF juga telah menyelaraskan tingkat kemahiran mereka dengan CEFR.

Dengan adanya CEFR, pembelajar bahasa kini memiliki alat yang lebih baik untuk memahami dan mengukur kemampuan bahasa mereka, serta membantu dalam pengembangan kurikulum dan sertifikasi bahasa asing di berbagai negara.

library_books Dhista