Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

FIB Universitas Brawijaya Gelar Ujian JLPT dengan 3.000 Peserta

KOTA MALANG - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) kembali dipercaya untuk menyelenggarakan Japanese-Language Proficiency Test (JLPT) di wilayah Malang. Ujian bahasa Jepang berskala internasional ini berlangsung pada Minggu, 6 Juli 2025, dan diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta dari berbagai daerah.

JLPT bukan hanya sekadar ujian untuk mengukur kemampuan berbahasa Jepang, tetapi juga menjadi simbol kerja sama antara negara dalam bidang pendidikan dan budaya. Penyelenggaraan ujian ini menunjukkan kepercayaan dari Japan Foundation terhadap kemampuan FIB UB dalam mengelola acara besar.

“Kami menangani lebih dari 3.000 peserta tahun ini, yang membutuhkan manajemen yang solid dari aspek logistik dan koordinasi antar institusi,” kata Dr. Aji Setyanto, Wakil Dekan FIB UB.

Untuk kenyamanan peserta, ujian dibagi ke dalam beberapa lokasi berdasarkan level ujian. Level N4 dilaksanakan di FIB UB, sementara N1, N2, dan N5 di STIE Malang Kucecwara, serta N3 dan sebagian N4 di SMK Negeri 2 Malang.

Peserta tidak hanya berasal dari Malang, tetapi juga dari kota-kota lain seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Aceh. Banyak yang memilih Malang karena kualitas pelaksanaan ujian dan citra kota yang baik di bidang pendidikan serta pariwisata.

Untuk memastikan ujian berjalan dengan lancar, lebih dari 300 pengawas dan asisten pengawas terlibat, yang terdiri dari dosen, guru, dan alumni prodi bahasa Jepang. Pengawas harus memenuhi kriteria tertentu, termasuk kemampuan bahasa Jepang dan pengalaman dalam pengawasan ujian.

JLPT adalah ujian yang dikelola langsung oleh Japan Foundation, dengan soal dan lembar jawaban yang disiapkan dari Jepang. Hasil ujian akan dikirim kembali ke panitia lokal untuk disampaikan kepada peserta.

Saat ini, JLPT hanya diselenggarakan di 14 kota di Indonesia, termasuk Malang. Penunjukan Malang sebagai lokasi ujian menunjukkan pentingnya kota ini dalam pendidikan dan budaya Jepang di Indonesia.

“Ini adalah bentuk kepercayaan dunia kepada lembaga lokal, dan FIB UB telah membuktikan kapasitasnya,” tambah Dr. Aji.

Penyelenggaraan JLPT oleh FIB UB menunjukkan peran kampus sebagai pusat keunggulan dalam pendidikan bahasa dan kerja sama internasional. JLPT juga meningkatkan daya saing mahasiswa dan profesional muda yang ingin belajar atau bekerja di Jepang.

Dengan pelaksanaan yang teratur dan profesional, JLPT 2025 di Malang membuktikan bahwa standar global dapat dikelola dengan baik di daerah, dan FIB UB menjadi salah satu pelopornya.

library_books Arif Rahman Hakim / Foto / Humas Ub