Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Viral di Media Sosial Pencurian Gas Elpiji Terjadi di Jombang, Warga Resah

Jombang – Aksi pencurian gas elpiji kembali terjadi di Kabupaten Jombang. Kejadian ini berlangsung di Dusun Mutersari, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, pada Senin, (28/7/2025), sekitar pukul 09.30 WIB.

Pencurian terekam oleh kamera CCTV dan kini menjadi viral di media sosial. Korban dari kejadian ini adalah Arfin Kusnia, seorang pemilik kios makanan berusia 40 tahun.

Ia menyadari tabung gas elpiji miliknya hilang saat hendak membuka kios untuk berjualan.

 “Saya kaget, begitu buka kios, gasnya sudah nggak ada. Setelah saya cek CCTV dari tetangga di seberang jalan, ternyata ada orang asing bawa kabur gas-nya.” ungkap Arfin.

Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria dewasa keluar dari area kios sambil mengangkat satu tabung gas berwarna hijau. 

Ia kemudian membawa tabung gas tersebut menggunakan sepeda motor yang sudah terparkir di pinggir jalan. Diduga, pelaku melakukan aksi ini seorang diri.

Kapolsek Bareng, AKP Mustoib, membenarkan adanya kasus pencurian ini. 

Pihak kepolisian telah menurunkan anggota untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan rekaman CCTV.

“Kasus ini sedang kami dalami. Dari rekaman CCTV, kami melihat pelaku menggunakan kendaraan dengan plat nomor yang setelah dicek tidak sesuai jenis kendaraannya. Dugaan sementara, pelaku memakai plat nomor palsu untuk mengelabui petugas,” jelas AKP Mustoib.

Polisi juga menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi pelaku. 

Namun, hasil analisis belum maksimal karena kualitas rekaman yang kurang baik. 

“Unit identifikasi sudah bekerja. Tapi karena wajah pelaku tertutup sebagian dan kualitas video kurang tajam, kami masih kesulitan memastikan identitas,” tambahnya.

Meskipun kerugian materi diperkirakan hanya sekitar Rp250 ribu, warga setempat merasa prihatin dengan maraknya pencurian barang kebutuhan pokok, terutama gas elpiji yang sangat penting bagi rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

“Kejadian ini bikin resah. Kami harap ada patroli rutin dan upaya preventif dari kepolisian. Jangan sampai pelaku nekat masuk rumah warga karena melihat lingkungan longgar.” kata Suroso, seorang warga berusia 52 tahun.

Pihak Polsek Bareng kini terus melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Mereka juga menyarankan agar warga memasang pengamanan tambahan seperti kamera pengawas mandiri.

“Kami imbau warga untuk saling menjaga lingkungan, aktif melaporkan hal mencurigakan, dan jika memungkinkan memasang CCTV sebagai alat bantu pengawasan,” pungkas AKP Mustoib.

Kejadian ini menegaskan pentingnya kerjasama antara warga dan aparat keamanan dalam mencegah tindak kejahatan di lingkungan sekitar. Dengan adanya data digital seperti CCTV, proses pengungkapan kasus dapat lebih mudah, namun tetap memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.(lok)*

library_books Elok Apriyanto / Polsek Bareng