Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Menteri Keuangan Tekankan Pentingnya Perusahaan Sehat di BEI

Jakarta, 2 Januari 2025 – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) harus memiliki kualitas yang baik dan kondisi keuangan yang sehat. Hal ini dianggap sangat penting untuk melindungi investor ritel.

Dalam pernyataannya di Gedung BEI, Sri Mulyani menyampaikan pesan khusus kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI agar lebih memperhatikan fundamental perusahaan yang terdaftar. Ia percaya bahwa dengan memperhatikan kualitas perusahaan, saham-saham yang diperdagangkan di pasar modal akan lebih terpercaya.

"Kita juga bertanggung jawab, Pak Mahendra (Ketua DK OJK, Mahendra Siregar), agar saham-saham yang dijualbelikan adalah saham-saham yang sehat yang berasal dari fundamental perusahaan-perusahaan yang dikelola dengan tata kelola yang baik," ujarnya.

Sri Mulyani, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, mengungkapkan bahwa langkah ini sangat krusial. Jika perusahaan yang terdaftar tidak memiliki kualitas yang baik, masyarakat bisa merasa dirugikan ketika membeli aset keuangan yang ternyata tidak memiliki nilai intrinsik. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi regulator pasar modal.

Dengan adanya perhatian terhadap fundamental perusahaan, diharapkan investor ritel dapat lebih percaya diri dalam berinvestasi di pasar modal. Ini juga menjadi upaya untuk menjaga kestabilan dan kepercayaan masyarakat terhadap pasar saham di Indonesia.

Oleh karena itu, penting bagi semua pihak, terutama OJK dan BEI, untuk bekerja sama dalam memastikan bahwa hanya perusahaan-perusahaan yang sehat dan berkualitas yang dapat terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

library_books Idx Channel