Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Saham PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk Melantai di BEI

PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 13 Januari 2025. Perusahaan ini bergerak di industri maklon herbal, kosmetik, dan minuman fungsional serta botanikal.

Bersamaan dengan pencatatan perdana saham berkode OBAT, manajemen perusahaan mengumumkan rencana untuk membagikan dividen tunai hingga maksimal 50 persen dari total laba bersih yang diperoleh tahun berjalan. Rencananya, pembagian dividen ini akan dimulai pada tahun buku 2024.

“Perseroan merencanakan untuk membagikan dividen kas maksimal 50 persen dari total laba bersih tahun berjalan mulai tahun buku 2024,” ungkap manajemen dalam prospektus yang dirilis.

Dalam dokumen tersebut, dijelaskan bahwa kebijakan dividen akan dibayarkan dalam bentuk tunai kepada para pemegang saham, dengan memperhatikan peraturan yang berlaku. Manajemen OBAT menekankan bahwa pembayaran dividen hanya dapat dilakukan jika perusahaan memiliki saldo laba positif.

Selain itu, sebagian dari laba bersih juga akan dialokasikan ke dana cadangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Sebagian dari laba bersih Perseroan harus dialokasikan ke dana cadangan hingga mencapai minimal 20 persen dari jumlah modal disetor,” jelas manajemen.

Namun, tidak ada jangka waktu spesifik yang ditetapkan untuk memenuhi alokasi dana cadangan tersebut. Setelah kewajiban alokasi dana cadangan terpenuhi, sisa laba bersih dapat dibagikan sebagai dividen akhir kepada pemegang saham.

Hingga 30 Juni 2024, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,8 miliar, yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya sebesar Rp4,31 miliar.

Sebagai informasi tambahan, manajemen OBAT telah menerbitkan 170 juta saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham, dan harga perdana ditetapkan sebesar Rp350 per saham. Dengan demikian, total perolehan dana dari penawaran umum perdana (IPO) mencapai Rp59,5 miliar.

Dengan langkah ini, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk berharap dapat memberikan manfaat bagi para pemegang sahamnya dan terus berkembang di industri yang mereka geluti.

library_books Idx Channel