Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Upaya Steve Michell Mencapai Skor Kredit Sempurna

Steve Michell, seorang warga Texas berusia 52 tahun, telah memiliki salah satu skor kredit terbaik di Amerika, tetapi dia ingin mencapai angka sempurna, yaitu 850. Dalam upayanya untuk meningkatkan skor kreditnya dari 840 menjadi 850, Michell melakukan berbagai percobaan dan perubahan.

Selama lima tahun, Michell mencoba memahami formula untuk mencapai skor kredit yang lebih tinggi. Dia mengikuti berbagai tips yang ada di aplikasi perbankannya, namun kemudian merasa bahwa tips tersebut tidak membantu. Dia mulai menutup kartu kredit, mengubah saldo, dan mengatur waktu pembayaran tagihan. Setiap kali dia melakukan perubahan, dia menunggu selama sebulan untuk melihat apakah skornya naik atau turun, kemudian melakukan penyesuaian kembali.

Michell bukan satu-satunya yang merasakan kesulitan dalam memahami fluktuasi skor kreditnya. Seperti banyak orang lainnya, ia merasa bahwa naik turunnya skor kreditnya sulit dipahami. Memang, membayar tagihan tepat waktu dapat membantu, sementara menggunakan kartu kredit hingga batas maksimum bisa merugikan. Namun, tindakan yang dianggap bertanggung jawab secara finansial, seperti menutup akun lama, justru dapat menurunkan skor kredit, sedangkan membuka lebih banyak kartu kredit justru bisa meningkatkan skor.

Skor kredit kini memainkan peran yang semakin penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain digunakan oleh pemberi pinjaman untuk menentukan apakah mereka akan menyetujui pinjaman dan berapa biaya yang dikenakan, skor kredit juga digunakan untuk menentukan apakah seseorang dapat menyewa rumah, berapa premi asuransi yang harus dibayar, bahkan bisa memengaruhi peluang seseorang dalam berkencan.

Biro kredit seperti Equifax, Experian, dan TransUnion, serta perusahaan penilaian seperti FICO dan VantageScore, mengklaim membantu konsumen memahami skor mereka. Saat ini, alat seperti Credit Karma dan aplikasi perbankan membuat pemantauan skor kredit—yang dulunya sulit bagi konsumen—menjadi semudah memeriksa ponsel.

Namun, algoritma yang menentukan skor kredit antara 300 dan 850 bersifat rahasia. Ini menyebabkan banyak orang merasa frustasi, terutama mereka yang memiliki riwayat kredit bersih seperti Michell. Selama lebih dari 20 tahun, Michell selalu membayar cicilan rumahnya tepat waktu dan menghindari utang kartu kredit.

library_books Wsj