Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Menlu AS Kritik Strategi Perang Israel di Gaza

Menlu Amerika Serikat, Antony Blinken, mengkritik strategi perang yang diterapkan oleh Israel di Gaza. Ia menyatakan bahwa kegagalan Israel untuk menawarkan alternatif yang layak bagi pemerintahan Hamas membuat para pejuang Hamas terus muncul kembali dan berkumpul.

Blinken menjelaskan, "Itulah yang terjadi di utara Gaza sejak bulan Oktober... karena tidak ada yang bisa mengisi kekosongan tersebut." Pernyataan ini menunjukkan bahwa situasi di Gaza sangat rumit dan memerlukan perhatian serius.

Ia juga menambahkan, "Tanpa alternatif yang jelas, rencana pasca-konflik, dan horizon politik yang kredibel untuk rakyat Palestina, Hamas atau kelompok lain yang sama berbahayanya, akan tumbuh kembali." Hal ini menjadi perhatian karena dapat menyebabkan konflik yang berkepanjangan dan perang yang tak berujung.

Dalam kesempatan tersebut, Blinken mengusulkan rencana untuk Gaza pasca-perang. Ia menyarankan agar pasukan keamanan internasional dan kepemimpinan sementara dari PBB dapat membantu menstabilkan wilayah tersebut. Menlu AS ini menekankan pentingnya agar Gaza dikelola oleh Otoritas Palestina yang telah direformasi. Saat ini, Otoritas Palestina hanya menguasai sebagian wilayah Tepi Barat.

Sementara itu, pemerintah baru Amerika Serikat yang akan dilantik pada tanggal 20 Januari mendatang, belum memberikan tanggapan apakah mereka akan menerapkan rencana yang diusulkan oleh Blinken.

Di tempat lain, negosiator di Doha sedang berusaha menyelesaikan rincian akhir dari kesepakatan gencatan senjata setelah melalui pembicaraan panjang. Pembicaraan ini memberikan harapan bahwa kesepakatan tersebut semakin dekat untuk tercapai.

library_books Dwnews