Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Ditangkap untuk Pertama Kalinya

SEOUL, KOREA SELATAN - Yoon Suk Yeol, presiden yang saat ini menjabat di Korea Selatan, telah menjadi presiden pertama yang ditangkap. Penangkapan ini terjadi setelah petugas melakukan operasi besar-besaran dengan lebih dari 1.000 anggota kepolisian pada Rabu pagi. Mereka bahkan menggunakan tangga dan pemotong kawat untuk mencapai tempat Yoon berada.

Operasi ini adalah upaya kedua dalam bulan ini untuk menangkap Yoon, yang sedang diselidiki atas tuduhan pengkhianatan. Tuduhan ini muncul setelah Yoon mencoba memberlakukan keadaan darurat militer bulan Desember lalu, yang menyebabkan kekacauan di negara tersebut dan membuatnya dipecat oleh parlemen.

Walaupun Yoon sudah dipecat, ia masih secara teknis menjabat sebagai presiden. Hal ini karena pengadilan konstitusi masih harus memutuskan apakah pemecatannya sah atau tidak.

Dalam sebuah pesan video, Yoon yang berusia 64 tahun menyatakan bahwa ia setuju untuk hadir di depan Kantor Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi agar tidak terjadi "pertumpahan darah yang tidak diinginkan". Yoon juga menambahkan bahwa ia akan mematuhi proses penyelidikan meskipun ia tidak setuju dengan hal tersebut.

Penangkapan ini telah memicu berbagai reaksi dari partai politik di Korea Selatan. Banyak pihak menantikan bagaimana perkembangan situasi ini dan apa keputusan pengadilan konstitusi mengenai status presiden Yoon.

Ini adalah momen penting dalam sejarah politik Korea Selatan, yang menunjukkan betapa rumitnya situasi pemerintahan di negara tersebut. Penangkapan presiden adalah kejadian yang sangat jarang terjadi, dan ini akan menjadi perhatian dunia.

library_books Bbcnews