Halmahera, Indonesia – Otoritas setempat telah memulai evakuasi terhadap sekitar 3.000 warga yang tinggal di dekat Gunung Ibu, di pulau Halmahera, Indonesia. Keputusan ini diambil setelah gunung berapi tersebut meletus dan mengeluarkan awan tebal berwarna abu-abu hingga setinggi empat kilometer ke langit.
Menurut informasi dari Badan Vulkanologi Indonesia, Gunung Ibu meletus pada Rabu pagi selama kurang lebih dua menit. Letusan ini membuat otoritas setempat menaikkan status alarm menjadi yang tertinggi untuk wilayah sekitar.
Evakuasi dimulai pada Rabu malam untuk warga yang tinggal di sekitar gunung, dengan penanganan prioritas bagi mereka yang paling dekat dengan lokasi letusan. Abdul Muhari, juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Indonesia, menyatakan kepada Reuters, "Setelah menilai situasi di lapangan, kondisi masih cukup stabil."
Letusan Gunung Ibu ini terjadi setelah serangkaian aktivitas vulkanik di berbagai gunung berapi di Indonesia. Negara ini terletak di kawasan "Cincin Api Pasifik", yang dikenal memiliki 127 gunung berapi aktif.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang demi keselamatan mereka. Evakuasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Ibu.
Gunung Ibu evakuasi letusan Indonesia Halmahera