NASA, atau Badan Antariksa Amerika Serikat, memiliki program yang bernama Spinoff yang mencatat berbagai teknologi komersial yang berasal dari penelitian luar angkasa. Menariknya, tidak ada program luar angkasa yang memberikan dampak sebesar misi bulan Apollo terhadap kehidupan sehari-hari kita.
Inovasi yang Berasal dari Misi Apollo
Salah satu teknologi yang terkenal adalah Velcro. Meskipun Velcro ditemukan di Swiss pada tahun 1940-an, teknologi ini berkembang pesat saat digunakan dalam misi Apollo dan kemudian di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Velcro membantu mencegah benda-benda melayang di kondisi mikrogravitasi.
Selain itu, headset nirkabel juga pertama kali digunakan dalam program Apollo dan Mercury. Dengan menggunakan headset ini, para astronot bisa bergerak bebas tanpa terhalang oleh kabel headset.
Penemuan Teknologi Makanan
Para astronot Apollo juga perlu makan selama misi mereka. Oleh karena itu, penyimpanan makanan yang aman untuk jangka waktu lama menjadi penting. Dalam misi bulan, makanan luar angkasa menjadi fokus penelitian. Teknik freeze-drying atau pengeringan beku, yang sudah ditemukan oleh Nestlé beberapa tahun sebelumnya, kemudian ditingkatkan dan dioptimalkan untuk digunakan dalam misi luar angkasa.
Teknologi Pelindung dari Getaran
Roket Saturn V, yang merupakan salah satu roket terkuat yang pernah diluncurkan, menyebabkan getaran yang hebat saat diluncurkan. Untuk mengatasi masalah ini, NASA bekerja sama dengan sebuah perusahaan untuk mengembangkan teknologi yang dapat meredam getaran di peluncuran. Teknologi ini kini digunakan di banyak bangunan, jembatan, dan struktur lainnya di seluruh dunia untuk melindungi dari gempa bumi.
Blanket Luar Angkasa
Yang terlihat seperti kertas timah yang membungkus beberapa komponen kendaraan Apollo adalah space blanket: insulator reflektif bertingkat yang terbuat dari mylar, sebuah jenis film plastik ringan yang tahan lama. Teknologi ini kemudian diterapkan pada produk-produk di bumi yang memerlukan sifat isolasi, seperti peralatan pemadam kebakaran, pakaian termal, dan selimut darurat isothermal.
Perisai Panas
Perusahaan Avco mengembangkan perisai panas untuk misi Apollo yang terbuat dari material yang dapat menghilangkan energi saat kembali ke Bumi. Material yang sama juga digunakan untuk cat yang tahan api, penutup pesawat terbang, dan beberapa penutup baja yang mengurangi penyebaran api di gedung.
Inovasi-inovasi ini menunjukkan bagaimana penelitian luar angkasa tidak hanya bermanfaat untuk penjelajahan antariksa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari kita di Bumi.
NASA Apollo teknologi inovasi kehidupan sehari-hari