Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Upacara Tradisi Pembaretan Polisi Militer TNI AU di Yogyakarta

Yogyakarta, 16 Januari 2025 - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsma TNI Pipik Krispiarto, memimpin upacara tradisi pembaretan Polisi Militer TNI AU yang dilaksanakan di Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta. Upacara ini dihadiri oleh 114 peserta yang berasal dari berbagai angkatan dan sekolah kejuruan.

Peserta upacara terdiri dari 3 perwira remaja lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 2024, 5 perwira remaja lulusan Sekolah Perwira Prajurit Karir (Sepa PK) tahun 2024, serta 6 Taruna TK IV MKP Pomau. Selain itu, terdapat 40 siswa dari Sekolah Kejuruan Bintara (Sejurba) Pomau Angkatan 41 dan 60 siswa dari Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama (Sejursarta) Angkatan 58.

Sebelum upacara berlangsung, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, dari tanggal 14 hingga 16 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka dalam upacara pembaretan yang sangat penting bagi prajurit Polisi Militer.

Dalam upacara tersebut, Danpuspomau juga memberikan lencana Wira Waskita Kehormatan kepada Gubernur Akademi Angkatan Udara, Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S. Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap dedikasi dan kontribusi beliau dalam mendidik prajurit di Akademi Angkatan Udara.

Dalam sambutannya, Danpuspomau menyampaikan bahwa tradisi pembaretan bertujuan untuk menanamkan pemahaman mengenai tugas, fungsi, dan peran Polisi Militer Angkatan Udara. Selain itu, tradisi ini juga memperkuat rasa bangga dan jiwa korsa di kalangan prajurit. "Tradisi Pembaretan merupakan hal penting yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan hidup prajurit Pomau," katanya.

Danpuspomau juga menekankan pentingnya meningkatkan ketakwaan dan menjaga nama baik Korps Pomau. Ia mengingatkan agar para peserta untuk menerapkan nilai-nilai kebaikan dan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan demikian, diharapkan para prajurit dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Upacara pembaretan ini menjadi momentum yang penting dalam perjalanan karier setiap prajurit, menumbuhkan nilai-nilai kejuangan, dan memperkuat semangat kebersamaan di antara mereka. Dengan semangat tersebut, TNI Angkatan Udara berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.

library_books Militer Udara