Pada hari Sabtu, sebuah aksi besar-besaran yang mendukung Palestina di London mengalami ketegangan setelah Kepolisian Metropolitan mengumumkan rute baru yang harus diikuti oleh para demonstran. Sebelumnya, rute tersebut sudah disetujui, namun polisi membatalkannya setelah adanya tekanan politik. Rute yang sebelumnya diizinkan adalah dari Whitehall menuju kantor pusat BBC, sebagai protes terhadap tuduhan bahwa lembaga penyiaran tersebut memiliki bias pro-Israel.
Keputusan polisi untuk mengubah rute ini diumumkan setelah mereka dinyatakan bahwa rutenya terlalu dekat dengan dua sinagoga. Kelompok-kelompok pro-Israel, termasuk Chief Rabbi Ephraim Mirvis serta beberapa anggota parlemen, telah meminta Komisioner Met, Mark Rowley, untuk merubah rute demonstrasi tersebut.
Pada Kamis malam, Dewan Deputi Yahudi Inggris memberikan pujian kepada kepolisian karena telah mendengarkan suara dari perwakilan Yahudi, baik di tingkat nasional maupun lokal. Mereka menyatakan bahwa keputusan untuk mengumumkan rute alternatif adalah langkah yang bijak.
Namun, dua jam setelah pengumuman itu, koalisi yang mengorganisir aksi, yang mencakup Palestine Solidarity Campaign, Muslim Association of Britain, Forum Palestina di Inggris, dan Friends of Al-Aqsa, menanggapi dengan tegas. Mereka menyatakan, "Kami yang menentukan di mana kami beraksi, bukan organisasi pro-Israel."
Pada Jumat pagi, koalisi tersebut mengumumkan bahwa polisi telah mengakui bahwa mereka tidak dapat memaksa aksi dimulai dari Russell Square. Mereka mengajak para demonstran untuk berkumpul di Whitehall pada siang hari Sabtu.
Meskipun demikian, aksi yang direncanakan tetap dilarang. Ketegangan ini menunjukkan perbedaan pandangan yang tajam antara kelompok-kelompok yang pro-Palestina dan pro-Israel, serta tantangan dalam menyelenggarakan demonstrasi di tengah lingkungan yang penuh tekanan politik.
Pro-Palestina London demonstrasi polisi rute baru