Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Perencanaan Keuangan untuk Tanpa Anak Perlu Diperhatikan

Seorang penulis bernama Jay Zigmont, yang juga merupakan pendiri Childfree Wealth, mengungkapkan bahwa orang-orang yang tidak memiliki anak sering kali tidak mendapatkan nasihat keuangan yang terbaik. Menurut Zigmont, ada lebih dari selusin perbedaan dalam perencanaan keuangan dan warisan antara mereka yang memiliki anak dan yang tidak. Namun, industri perencanaan keuangan tidak membedakan nasihat mereka berdasarkan hal ini.

Zigmont, yang tidak memiliki anak, baru saja menerbitkan buku berjudul The Childfree Guide to Life and Money. Dalam buku tersebut, ia menjelaskan bahwa ada banyak asumsi yang tertanam dalam sistem perencanaan keuangan yang mengakibatkan orang tanpa anak menerima nasihat yang kurang tepat.

“Ada asumsi dan hal-hal yang dibangun ke dalam sistem yang berarti, pada akhirnya, orang tanpa anak mendapatkan nasihat yang buruk, atau setidaknya nasihat yang salah arah,” ujarnya.

Salah satu masalah yang mungkin menjadi penyebabnya adalah cara penasihat keuangan menghasilkan uang. Orang yang tidak memiliki anak mungkin ingin menghabiskan semua uang mereka selama hidup, sedangkan orang yang memiliki anak mungkin memiliki tujuan yang lebih besar, seperti meninggalkan warisan. Hal ini sering kali bertentangan dengan salah satu cara paling umum penasihat menghasilkan uang dalam industri perencanaan keuangan, yaitu model assets-under-management (AUM).

Dalam model AUM, kompensasi penasihat adalah persentase dari jumlah uang yang mereka kelola. Jadi ketika uang dalam akun berkurang, biaya yang diterima penasihat juga berkurang. Hal ini bisa membuat penasihat lebih fokus kepada klien yang memiliki anak, karena mereka cenderung memiliki aset yang lebih banyak untuk dikelola dan tujuan jangka panjang yang lebih jelas.

Penting untuk menyadari bahwa setiap individu memiliki kebutuhan dan tujuan keuangan yang berbeda. Oleh karena itu, Jay Zigmont mendorong orang-orang tanpa anak untuk mencari penasihat keuangan yang memahami situasi unik mereka dan bisa memberikan nasihat yang sesuai. Dengan cara ini, mereka dapat merencanakan masa depan mereka dengan lebih baik, sesuai dengan harapan dan impian mereka.

library_books Marketwatch