PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), yang dimiliki oleh Jusuf Kalla, telah resmi mendirikan anak usaha baru. Anak usaha ini bernama PT Bhara Seva Konstruksi, dan dibentuk pada tanggal 16 Januari 2025. Pembentukan perusahaan ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis konstruksi yang semakin berkembang di Indonesia.
Modal dasar yang digunakan untuk mendirikan PT Bhara Seva Konstruksi mencapai Rp100 miliar, yang terbagi menjadi 100 ribu saham. Setiap saham memiliki nilai nominal sebesar Rp1 juta. Dari jumlah tersebut, modal yang sudah ditempatkan dan disetor mencapai 25 persen, atau setara dengan Rp25 miliar, yang berarti ada 25 saham yang telah disetor.
Komposisi pemegang saham PT Bhara Seva Konstruksi terdiri dari BUKK yang memiliki 24.750 saham atau 99 persen dari total saham, sementara PT Bukaka Mega Investama memiliki 250 saham atau 1 persen.
Manajemen BUKK menyatakan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 17 Januari 2025, bahwa pendirian anak usaha ini tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.
Di sisi lain, saham BUKK ditutup dengan penurunan sebesar 0,58 persen pada harga Rp860 pada hari Jumat, 17 Januari 2025. Dalam sepekan terakhir, saham emiten konstruksi ini juga mengalami pelemahan sebesar 0,58 persen dan dalam periode satu bulan, sahamnya terkoreksi hingga 4,97 persen.
Dengan pendirian PT Bhara Seva Konstruksi, BUKK berharap dapat memperkuat posisi mereka dalam industri konstruksi yang semakin kompetitif.
PT Bukaka Teknik Utama Bhara Seva Konstruksi bisnis konstruksi