Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Warisan Joseph Biden Dipertanyakan Menjelang Akhir Masa Jabatan

Seiring dengan berakhirnya masa jabatan Presiden Amerika Serikat, Joseph Biden, banyak orang di media sosial minggu ini berpendapat bahwa warisan Biden hanya berkaitan dengan satu hal: perannya yang aktif dalam perang Israel melawan Gaza yang telah berlangsung selama lima belas bulan. Perang ini telah secara luas didefinisikan sebagai "genosida" oleh organisasi hak asasi manusia, badan internasional, dan para akademisi.

Hari terakhir Biden sebagai presiden adalah pada 19 Januari, yang juga merupakan hari pertama kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang direncanakan. Kesepakatan ini dilaporkan didorong oleh pemerintahan presiden terpilih Donald Trump yang akan datang, meskipun baik Biden maupun Trump mengklaim telah berperan dalam kesepakatan tersebut.

Kritik terhadap peran Biden dalam kampanye pemboman Israel di Gaza semakin meningkat. Sejak 7 Oktober 2023, setelah serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel selatan dan perang yang menyusulnya, Amerika Serikat telah memberikan bantuan militer sebesar $17,9 miliar.

Dukungan Biden yang tak tergoyahkan untuk Israel mengakibatkan julukan terkenal yang diberikan oleh para pendukung Palestina dan pengguna media sosial, yaitu "Genocide Joe". Dr. Omar Suleiman, seorang imam Palestina-Amerika, mengekspresikan pandangannya di media sosial, "Segala sesuatu yang terjadi sekarang dengan negosiasi gencatan senjata hanya semakin mengungkapkan bagaimana Biden seharusnya bisa menghentikan genosida ini sejak hari pertama dengan memberikan tekanan yang tepat dan menolak untuk mengirimkan bom serta miliaran dolar tanpa syarat. Warisan Anda adalah genosida @POTUS."

Dalam sebuah wawancara yang membahas masa jabatannya selama empat tahun, Biden berbicara tentang percakapan pertamanya dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, setelah serangan terhadap Israel. Ia mengatakan kepada Netanyahu, "Anda tidak bisa membom komunitas ini secara sembarangan," yang kemudian Netanyahu membalas dengan menunjukkan kembali kepada Amerika Serikat yang juga melakukan pemboman besar-besaran selama Perang Dunia II.

Banyak orang yang merespons wawancara tersebut secara online, menganggap bahwa ini adalah pengakuan Biden bahwa ia tahu ia mendanai apa yang disebut pengadilan internasional sebagai kejahatan perang.

Sikap umum yang banyak disuarakan di media sosial adalah bahwa warisan Biden mungkin akan tercoreng sama seperti warisan George W. Bush, yang perang di Irak menyebabkan jumlah korban yang dilaporkan mencapai satu juta orang Irak.

library_books Middleeasteye