Pada hari Senin, 20 Januari 2025, saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bank Victoria International Tbk (BVIC), dan PT Victoria Investama Tbk (VICO) mengalami kenaikan harga yang signifikan. Kenaikan ini terjadi setelah BBTN mengumumkan rencana untuk mengakuisisi 100 persen saham PT Bank Victoria Syariah (BVIS).
Rencana akuisisi ini merupakan bagian dari strategi BBTN untuk memisahkan unit usaha syariah miliknya, BTN Syariah. Saat ini, Bank Victoria Syariah dimiliki oleh VICO sebesar 80,2 persen dan sisanya 19,8 persen dimiliki oleh BVIC.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 11.12 WIB, saham BBTN mengalami kenaikan sebesar 1,38 persen menjadi Rp1.100 per saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp16,81 persen. Dalam sepekan terakhir, saham BBTN menguat 2,31 persen meskipun mengalami penurunan sebesar 1,78 persen dalam sebulan terakhir.
Tidak hanya BBTN, saham BVIC juga mengalami lonjakan harga sebesar 10,75 persen, menjadi Rp103 per saham. Sementara itu, saham VICO naik sebesar 3,42 persen. Dalam seminggu terakhir, saham BVIC meningkat 15,73 persen, dan VICO mengalami kenaikan sebesar 9,01 persen.
Rahmanto Tyas Raharja, Analis Investasi dari Stockbit, menjelaskan bahwa akuisisi BBTN terhadap PT Bank Victoria Syariah telah diperkirakan sebelumnya dalam analisis mereka pada Juli 2024. Menurutnya, dampak dari akuisisi ini akan tergantung pada pengumuman nilai akuisisi tersebut, apakah akan dilakukan pada valuasi yang mahal atau murah. "VICO sebagai pengendali PT Bank Victoria Syariah berpotensi lebih terdampak sentimen," ujarnya.
Pada Rabu, 15 Januari 2025, BBTN telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement/CSPA) dengan para pemegang saham BVIS. Dalam perjanjian ini, BBTN akan mengambil alih 100 persen saham BVIS dari para pemegang sahamnya, yaitu PT Victoria Investama Tbk, PT Bank Victoria International Tbk, dan Balai Harta Peninggalan (BHP) Jakarta.
Dengan berita ini, para investor dan pemegang saham BBTN, BVIC, dan VICO berharap akan ada perkembangan positif di masa depan.
saham BBTN BVIC VICO akuisisi Bank Victoria Syariah