Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Donald Trump Dilantik Sebagai Presiden AS untuk Kedua Kalinya

Donald Trump resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya pada hari Senin (waktu setempat) di Rotunda Capitol, Washington. Dalam prosesi pelantikan, Trump, yang berusia 78 tahun, mengucapkan sumpah untuk menjalankan tugasnya dengan setia dan menjaga konstitusi negara.

Karena cuaca dingin yang ekstrem di Washington, pelantikan yang biasanya diadakan di luar ruangan harus dipindahkan ke dalam gedung Capitol. Hal ini mengecewakan banyak pendukung Trump yang hadir untuk merayakan momen bersejarah ini. Biasanya, upacara pelantikan dilaksanakan di depan pintu masuk Barat Capitol.

Dalam acara pelantikan tersebut, hadir juga mantan Presiden Joe Biden, bersama dengan mantan Presiden lainnya seperti Barack Obama, Bill Clinton, dan George W. Bush. Selain itu, ada ratusan politisi AS dan tamu undangan lainnya yang menyaksikan momen penting ini.

Di antara tamu kehormatan Trump terdapat beberapa miliarder terkenal yang termasuk dalam daftar sepuluh orang terkaya di dunia. Mereka antara lain Elon Musk (CEO Tesla), Jeff Bezos (pendiri Amazon), Mark Zuckerberg (CEO Meta), Tim Cook (CEO Apple), dan Sundar Pichai (CEO Google).

Dalam pidato pelantikannya, Trump mengumumkan rencananya untuk menyatakan keadaan darurat energi dan mempromosikan penggunaan fracking untuk meningkatkan produksi minyak. Selain itu, Trump juga menyatakan bahwa Amerika akan melaksanakan misi ke Mars dan kembali menjadi negara yang berkembang dengan memperluas wilayahnya.

Trump juga berencana untuk menandatangani sejumlah perintah eksekutif pada hari pertama masa jabatannya. Di antara perintah tersebut, diharapkan ada regulasi mengenai keamanan perbatasan dan deportasi bagi imigran tanpa dokumen, serta kebijakan terkait aplikasi media sosial TikTok.

Ini adalah kali kedua Trump menjabat sebagai presiden, setelah sebelumnya memimpin dari tahun 2017 hingga 2021. Dia berhasil mengalahkan wakil presiden dari partai Demokrat, Kamala Harris, dalam pemilihan yang berlangsung pada November 2024.

library_books Tagesschau