Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Rupiah Terus Melemah, Tembus Rp16.000 per Dolar AS

Depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat masih berlanjut hingga tahun 2025. Setelah bertahan di level Rp15.000-an per dolar, Rupiah kembali menembus angka Rp16.000 pada pertengahan bulan Desember 2024, tepatnya di angka Rp16.019.

Nilai tukar tersebut terus bertahan hingga bulan pertama tahun 2025. Pada tanggal 21 Januari 2025, Rupiah masih berada di kisaran Rp16.000-an per dolar Amerika. Bahkan, pada tanggal 16 Januari 2025, nilai tukar Rupiah hampir menyentuh angka Rp16.400.

Di sisi lain, setelah dilantik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal untuk mengevaluasi ulang tarif perdagangan, terutama pada barang impor dari Kanada dan Meksiko. Trump juga telah menandatangani perintah terkait kebijakan 'America First', yang menginstruksikan lembaga federal untuk menyelidiki praktik perdagangan yang dianggap tidak adil oleh negara lain.

Dampak dari melemahnya nilai tukar Rupiah ini menjadi perhatian banyak pihak, khususnya bagi industri nasional. Banyak yang bertanya, bagaimana dampak pelemahan ini terhadap geliat dan aktivitas industri di Indonesia?

Untuk mengetahui lebih lanjut, saksikan program Market Review bersama Prasetyo Wibowo pada Rabu, 22 Januari 2025, pukul 21.00 – 21.30 WIB. Acara ini dapat disaksikan secara langsung di IDX Channel melalui berbagai saluran, termasuk MNC VISION, MNC PLAY, dan lainnya. Anda juga bisa menyaksikan melalui LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APP Store.

library_books Idx Channel