Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pj Wali Kota Madiun Siap Laporkan Kinerja ke Kemendagri

MADIUN – Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, bersiap melaporkan hasil kerjanya untuk yang ketiga kalinya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pelaporan ini dijadwalkan akan berlangsung pada 30 Januari mendatang. Sesuai dengan aturan, Pj Wali Kota wajib menyampaikan laporan kinerjanya setiap tiga bulan sekali.

Sebelum pelaporan resmi, Eddy Supriyanto mengikuti sesi asistensi yang diselenggarakan secara virtual oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri. Asistensi ini dilaksanakan di Gedung GCIO Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Madiun pada Kamis (23/1). Kegiatan ini sangat penting untuk membantu Pj Wali Kota dalam mempersiapkan laporan yang berisi lebih dari 400 halaman.

Eddy Supriyanto menjelaskan, "Sebenarnya apa yang akan saya laporkan sudah baik. Cuma perlu ada perbaikan-perbaikan sedikit." Beberapa aspek yang perlu diperbaiki dalam laporan mencakup data penataan Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), serta nilai reformasi birokrasi. Selain itu, ada juga urusan pengelolaan sampah yang perlu diperhatikan.

Pelaksanaan Pilkada baru saja dilakukan di seluruh daerah, termasuk di Kota Madiun. Oleh karena itu, terdapat data-data penting yang harus dilengkapi, seperti dana hibah Pilkada dan perolehan suara. Di sisi lain, bidang birokrasi juga baru saja melaksanakan rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang juga perlu dicatat dalam laporan.

Setelah mendapatkan masukan dari asistensi, Eddy Supriyanto melanjutkan kegiatan dengan melakukan paparan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Tujuannya adalah untuk mendapatkan saran dan masukan yang dapat segera ditindaklanjuti. Dalam paparan tersebut, ada sepuluh indikator evaluasi kinerja yang harus disiapkan, di mana lima di antaranya menjadi fokus perhatian tim penilai di Jakarta.

Eddy mengungkapkan, "Prinsipnya kita sudah siap. Ini masih ada waktu sekitar tujuh hari untuk menyempurnakan paparan." Dengan persiapan yang matang, diharapkan pelaporan ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

library_books Pemkotmadiun