Poster-poster yang mengkritik aksi militer Inggris dan Israel di Jalur Gaza telah muncul di jaringan kereta bawah tanah London, dikenal dengan sebutan London Underground. Salah satu poster yang menarik perhatian adalah karya seniman Matt Bonner, yang meniru peta rute Transport for London (TfL). Poster ini menyatakan, "Britain flies spy planes from air bases in Cyprus… to help Israel commit war crimes in Gaza." Artinya, Inggris mengoperasikan pesawat mata-mata dari pangkalan udara di Siprus untuk membantu Israel melakukan kejahatan perang di Gaza.
Tahun lalu, Presiden Siprus, Nikos Christodoulides, menolak klaim bahwa negaranya mengizinkan Israel menggunakan bandara dan pangkalannya untuk latihan militer. Dia menegaskan, "Saya sekali lagi menegaskan bahwa Siprus, negara kita, sama sekali tidak terlibat dengan cara apa pun, dan bukan bagian dari masalah ini." Pernyataan ini menunjukkan ketidaksetujuan Siprus terhadap keterlibatannya dalam konflik tersebut.
Poster lain yang juga muncul di London Underground menyerupai hasil pencarian Google. Poster ini menampilkan pertanyaan, "Do children who have their legs amputated grow new legs?" atau "Apakah anak-anak yang diamputasi kakinya bisa tumbuh kaki baru?" Logo Google pada poster ini dimodifikasi dengan gambar senjata serbu dan percikan darah. Karya ini telah dikonfirmasi sebagai karya seniman grafiti Frank Riot.
Bulannya lalu, media Middle East Eye melaporkan bahwa Google telah mencocokkan sumbangan yang diberikan oleh karyawannya di seluruh dunia kepada badan amal pro-Israel di Amerika Serikat, termasuk satu yang mendukung tentara Israel yang sedang berperang di Gaza. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai sikap perusahaan terhadap konflik yang sedang berlangsung.
Foto-foto poster tersebut telah banyak dibagikan di media sosial, memicu perdebatan di kalangan masyarakat. Namun, hingga saat ini, TfL belum memberikan komentar terkait pemasangan poster ini, maupun mengenai apakah iklan tersebut telah disetujui atau tidak.
Poster-poster ini menunjukkan bagaimana seni dapat digunakan sebagai alat untuk menyampaikan kritik dan pandangan masyarakat terhadap isu-isu global, serta meningkatkan kesadaran akan konflik yang terjadi di dunia.
poster kritik Inggris Israel Gaza London Underground