Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri yang terletak di Kramat Jati, Jakarta Timur, mengumumkan bahwa tiga korban kebakaran yang terjadi di Glodok Plaza, Jakarta Barat, telah teridentifikasi. Ketiga korban tersebut memiliki profesi yang berbeda, termasuk seorang influencer dan seorang kasir.
Kepala Bidang DVI Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri, Kombes Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa salah satu korban, yang bernama Desty, tidak terdaftar sebagai pramugari. Hal ini menyebabkan namanya tidak ada dalam data yang disimpan di Balai Kesehatan Penerbangan.
Korban lainnya, Keren Shallom Jeremiah yang berusia 21 tahun, diidentifikasi berdasarkan informasi dari keluarga sebagai seorang influencer. Sedangkan Ade Aryati, yang berusia 30 tahun, diketahui berprofesi sebagai kasir di tempat hiburan Glodok Plaza.
Proses identifikasi jenazah dilakukan dengan menggunakan teknik pemeriksaan DNA. Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan, menyatakan bahwa identifikasi tiga jenazah ini pada hari Jumat menambah jumlah total jenazah yang sudah teridentifikasi oleh RS Polri menjadi enam kantong jenazah.
Identifikasi yang terus berlangsung ini diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai identitas korban lainnya. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang.
Peristiwa kebakaran yang terjadi di Glodok Plaza ini menjadi perhatian publik, dan pihak kepolisian serta rumah sakit terus bekerja keras dalam melakukan proses identifikasi dan penanganan korban.
Glodok Plaza kebakaran korban influencer kasir