Imaru Casanova, seorang wanita asal Venezuela, telah menempuh perjalanan hidup yang luar biasa. Pada tahun 1991, saat berusia 16 tahun, dia memenangkan beasiswa studi luar negeri. Dengan semangat belajar yang tinggi, dia berangkat ke Denver, Amerika Serikat, meskipun hanya tahu sedikit bahasa Inggris.
Di Denver, Casanova mengikuti kursus bahasa di Colorado School of Mines. Meskipun awal karirnya dimulai di bidang teknik mesin, perjalanan hidupnya membawanya ke dunia investasi. Sekarang, di usia 50 tahun, Casanova memimpin Van Eck International Investors Gold Fund, sebuah dana investasi yang bernilai sekitar $700 juta.
Salah satu aset penting dalam portofolio dana ini adalah Pan American Silver, yang memiliki tambang emas di hutan Brazil, dekat Jacobina. Tambang ini diperkirakan mengandung antara 100 hingga 280 ton emas, yang saat ini bernilai antara $8,6 miliar hingga $22 miliar. Emas tersebut harus diekstraksi dari tanah dengan proses yang cukup sulit.
Dalam sepuluh tahun terakhir, Dana Van Eck telah memberikan pengembalian tahunan sebesar 6,3%, setelah memperhitungkan biaya 1,4%. Angka ini lebih baik dibandingkan rata-rata kategori logam mulia yang dihitung oleh Morningstar, yaitu 5,1%. Meskipun begitu, pengembalian ini masih kurang dibandingkan dengan dana indeks saham.
Namun, banyak yang bertanya-tanya, mengapa orang memilih untuk berinvestasi di emas? Emas sering dianggap sebagai investasi yang aman, terutama saat ekonomi tidak stabil. Meskipun pengembalian dari emas mungkin tidak selalu lebih tinggi dibandingkan dengan investasi lainnya, banyak orang merasa lebih aman menyimpan kekayaan mereka dalam bentuk emas.
Perjalanan hidup Imaru Casanova membuktikan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, seseorang dapat mencapai kesuksesan di bidang yang tidak terduga. Dari seorang imigran yang datang dengan sedikit pengetahuan, kini dia menjadi salah satu pemimpin di industri investasi emas.
Imaru Casanova dana emas investasi Venezuela Colorado