Washington, DC – Sejumlah karyawan federal telah mengajukan permohonan perintah penahanan sementara sebagai bagian dari gugatan class action. Mereka menuduh sekelompok orang yang terkait dengan Elon Musk telah mengoperasikan server yang terhubung secara ilegal di lantai lima markas besar Kantor Manajemen Personil AS (OPM) di Washington, DC.
Permohonan ini diajukan oleh pengacara yang mewakili dua pekerja federal, yang dikenal sebagai Jane Does 1 dan 2. Dalam dokumen yang diajukan pagi ini, mereka berargumen bahwa operasi server ini tidak hanya melanggar hukum federal, tetapi juga dapat mengekspos banyak informasi pribadi pegawai pemerintah kepada musuh asing melalui email yang tidak terenkripsi.
Sebuah salinan permohonan tersebut, yang diajukan di Pengadilan Distrik DC oleh National Security Counselors, sebuah firma hukum kepentingan publik di wilayah Washington, diperoleh secara eksklusif oleh WIRED. Sebelumnya, WIRED melaporkan bahwa Musk telah menempatkan beberapa orang kepercayaannya di kantor-kantor tinggi OPM, termasuk individu-individu yang memiliki hubungan dengan xAI, Neuralink, dan perusahaan-perusahaan lain yang dimilikinya.
Gugatan awal ini diajukan pada 27 Januari dan merujuk pada laporan-laporan yang menyebutkan bahwa rekan-rekan Musk telah menghubungkan server secara ilegal ke jaringan pemerintah dengan tujuan mengumpulkan informasi, termasuk nama dan akun email karyawan federal. Menurut keluhan tersebut, server ini dipasang di lokasi agensi tanpa OPM – departemen sumber daya manusia pemerintah – melakukan penilaian dampak privasi yang wajib sesuai dengan hukum federal.
Kasus ini menyoroti kekhawatiran yang semakin meningkat tentang keamanan data di lingkungan pemerintah. Jika terbukti benar, tindakan ini dapat memiliki dampak serius bagi keamanan informasi pribadi karyawan pemerintah. Di tengah meningkatnya ancaman dari pihak asing, perlindungan data pribadi menjadi sangat penting.
Pengacara yang mewakili para penggugat berpendapat bahwa perlunya tindakan segera untuk menghentikan operasi server tersebut agar tidak ada data lebih lanjut yang bocor. Mereka berharap pengadilan akan mempertimbangkan urgensi situasi ini dan memberikan keputusan yang menguntungkan untuk melindungi informasi pribadi karyawan federal.
Gugatan ini menjadi perhatian publik karena melibatkan nama besar seperti Elon Musk, yang dikenal sebagai pengusaha teknologi terkemuka. Kasus ini juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi pemerintah dalam menjaga keamanan jaringan informasi di era digital saat ini.
gugatan karyawan federal server ilegal OPM Elon Musk