Pada dini hari Minggu, pemukim Israel melakukan tindakan pengrusakan dengan membakar sebuah masjid di komunitas Arab al-Mleihat, yang terletak di sebelah barat laut Jericho, Tepi Barat yang diduduki. Menurut laporan dari kantor berita Wafa, yang mengutip sumber lokal, insiden tersebut terjadi secara tiba-tiba dan mengejutkan warga setempat.
Hassan Mleihat, pengawas umum dari Organisasi Al-Baydar untuk Pembelaan Hak-Hak Badui, menyatakan kepada Wafa bahwa para pemukim tersebut menuangkan zat mudah terbakar ke dalam masjid sebelum menyalakan api.
Kebakaran ini mengakibatkan kerusakan total pada bangunan masjid. Wafa juga melaporkan bahwa selain membakar masjid, kelompok tersebut juga membakar sebuah traktor yang berada di lokasi.
Meskipun terjadi kebakaran yang merusak, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dari insiden ini. Tindakan ini menambah daftar panjang kejadian kekerasan di wilayah tersebut, yang sering menjadi sorotan internasional.
Situasi di Tepi Barat seringkali tegang, dengan konflik antara pemukim Israel dan penduduk Palestina terjadi secara berkala. Tindakan pembakaran tempat ibadah seperti ini menimbulkan ketegangan dan kemarahan di kalangan masyarakat, dan sering kali memicu reaksi dari berbagai pihak baik di dalam maupun luar negeri.
Pihak berwenang di wilayah tersebut diharapkan segera mengambil tindakan untuk mencegah insiden serupa terulang di masa depan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di komunitas lokal.
pemukim Israel bakar masjid Arab al-Mleihat Tepi Barat