Karla Sofia Gascon, aktor transgender pertama yang secara terbuka dinominasikan untuk Penghargaan Academy, kini berada di bawah sorotan setelah serangkaian tweet-nya yang mengandung pernyataan rasis dan menyinggung muncul kembali di media sosial.
Gascon, seorang aktor asal Spanyol, telah dikenal luas setelah berpindah ke Meksiko pada tahun 2009 dan bermain dalam berbagai telenovela. Ia baru-baru ini dinominasikan untuk Oscar berkat perannya dalam film musikal dan thriller kejahatan berbahasa Spanyol berjudul Emilia Perez bulan lalu.
Pada tanggal 30 Januari, seorang jurnalis asal Kanada, Sarah Hagi, menemukan serangkaian postingan Gascon di X (yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter) yang berasal dari tahun 2019 hingga 2021. Postingan tersebut menyentuh berbagai komunitas minoritas.
Beberapa dari postingan yang muncul kembali tersebut secara khusus menyasar komunitas Islam. Respon dari masyarakat di media sosial sangat cepat, dengan banyak yang menyatakan keterkejutannya dan kemarahan mereka atas pernyataan tersebut.
Menanggapi backlash yang terjadi, Gascon mengeluarkan permohonan maaf, menyatakan bahwa ia memiliki "banyak hal yang harus dipelajari". Meskipun kontroversi ini, ia menegaskan bahwa ia tidak akan menarik diri dari nominasi Oscar-nya, mengklaim bahwa ia tidak melakukan kejahatan dan bahwa pernyataan di masa lalunya tidak boleh mengaburkan pencapaian aktingnya.
Kontroversi ini menyoroti pentingnya kesadaran akan dampak dari kata-kata yang kita ucapkan di media sosial, dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi karier seseorang di dunia hiburan. Gascon kini harus menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa ia bisa belajar dari kesalahan dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Karla Sofia Gascon transgender Oscar kontroversi tweet rasis