Pada tanggal 6 Februari 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan tarif baru untuk barang-barang impor dari China. Kebijakan ini sudah mulai memberi dampak dalam waktu yang sangat singkat. Hanya sehari setelah tarif tersebut diterapkan, perusahaan pengiriman seperti UPS dan DHL mulai memberlakukan biaya tambahan yang lebih tinggi untuk pengiriman barang ke Amerika Serikat.
Banyak konsumen di AS yang merasa kebingungan dan terkejut dengan pemberitahuan yang mereka terima. Dalam 24 jam terakhir, sejumlah pembeli melaporkan bahwa mereka menerima notifikasi dari UPS dan DHL, yang menyatakan bahwa mereka harus membayar biaya tambahan antara $20 hingga lebih dari $50 untuk barang yang mereka terima. Biaya ini bisa menjadi beban tambahan yang cukup besar, terutama bagi keluarga yang sudah mengatur anggaran dengan ketat.
Sementara itu, beberapa pemilik usaha kecil juga merasakan dampak dari biaya baru ini. Mereka mengatakan bahwa tarif yang baru diterapkan ini memaksa mereka untuk menghentikan sementara pengiriman pesanan ke AS. Hal ini tentu saja mengganggu kegiatan usaha mereka, yang bergantung pada pengiriman barang secara reguler.
Kebijakan tarif ini sepertinya menimbulkan efek domino yang tidak diinginkan, di mana konsumen harus membayar lebih untuk barang yang mereka beli, dan bisnis kecil terpaksa menghentikan operasional mereka.
Apakah kamu juga mengalami biaya tambahan ini? Bagikan pengalamanmu di kolom komentar!
Trump tarif biaya impor konsumen AS UPS DHL