Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 2,20% pada sesi pertama perdagangan Jumat, 7 Februari 2025. IHSG terpantau berada di level 6.724,42 pada pagi hari ini.
Penyebab utama dari penurunan ini berasal dari sektor-sektor yang mengalami pelemahan. Sektor energi tercatat turun 5,34%, sedangkan sektor barang baku mengalami penurunan sebesar 3,51%. Sektor infrastruktur juga tidak luput dari dampak ini dengan penurunan 2,63%. Namun, ada sedikit kabar baik dari sektor teknologi yang justru mengalami kenaikan sebesar 0,37%.
Dari sisi saham, beberapa emiten dari Group Prajogo Pangestu menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Saham-saham seperti BREN mengalami penurunan hingga 19,94%, CUAN turun 19,96%, dan PTRO merosot sebesar 21,47% setelah gagal untuk masuk dalam indeks MSCI.
Walaupun IHSG mengalami penurunan, ada sejumlah saham perbankan besar yang mampu menopang indeks ini. Saham BBCA mencatatkan kenaikan sebesar 2,23%, sedangkan BBRI naik 1,01%.
Dari pasar global, Wall Street ditutup dengan hasil yang bervariasi pada hari Kamis. Indeks S&P 500 dan Nasdaq mengalami penguatan, sementara indeks Dow Jones mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh investor yang sedang mencermati laporan keuangan dan menunggu perkembangan kinerja perusahaan-perusahaan.
Seiring dengan penurunan IHSG yang kini berada di level 6.600-an, banyak yang bertanya-tanya tentang arah selanjutnya bagi indeks ini. Rekomendasi terkait saham dari Group Prajogo Pangestu juga menjadi perhatian di tengah kondisi pasar yang sedang bergejolak.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perkembangan IHSG dan rekomendasi saham, masyarakat dapat menyaksikan pembahasan di acara IDX 2nd session closing yang akan disiarkan langsung sore ini pukul 15:30 WIB di IDX Channel. Acara ini dapat disaksikan melalui berbagai saluran televisi, termasuk MNC VISION Channel 100, MNC PLAY Channel 128 HD, serta streaming di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV yang tersedia di APPS store.
IHSG penurunan sektor energi saham investasi