Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bebasnya Detainee Palestina di Ramallah Setelah Gencatan Senjata

Pada Sabtu sore, sebuah bus yang membawa tahanan Palestina dari Penjara Ofer di Israel tiba di Ramallah, Tepi Barat yang diduduki. Ini adalah bagian dari perjanjian gencatan senjata yang dimulai pada 19 Januari. Sejauh ini, total 21 tahanan dari Israel dan Thailand serta 383 tahanan Palestina telah dibebaskan.

Menurut Hamas, tambahan 183 tahanan Palestina dijadwalkan akan dibebaskan hingga akhir hari Sabtu. Di antara mereka terdapat 18 orang yang sedang menjalani hukuman seumur hidup, 54 orang dengan hukuman jangka panjang, dan 111 orang yang ditahan setelah 7 Oktober 2023. Semua yang dibebaskan adalah pria berusia antara 20 hingga 61 tahun.

Beberapa tokoh senior Hamas juga termasuk dalam daftar orang yang dibebaskan, salah satunya adalah Jamal al-Tawil, 61 tahun, mantan walikota desa al-Bireh yang terletak dekat kota Ramallah. Tawil telah beberapa kali ditahan oleh Israel selama dua dekade terakhir dan terakhir kali ditahan dalam penahanan administratif pada tahun 2021.

Dari tujuh orang tahanan Palestina yang dibebaskan pada hari Sabtu, mereka akan dipindahkan ke Mesir sebelum dideportasi lebih lanjut. Sementara itu, pasukan Israel melakukan penggerebekan di rumah-rumah beberapa tahanan Palestina yang baru saja dibebaskan, seperti yang dilaporkan oleh Kantor Media Tahanan Palestina pada hari yang sama. Penggerebekan ini terjadi di seluruh Tepi Barat yang diduduki dan Jerusalem Timur.

Palestinian Red Crescent Society melaporkan bahwa tujuh orang dari tahanan yang dibebaskan harus dirawat di rumah sakit pada hari Sabtu. Beberapa di antara mereka dalam kondisi serius. Jamal al-Tawil juga disebutkan sebagai salah satu yang dibawa ke rumah sakit, menurut laporan dari Al Jazeera.

library_books Middleeasteye