Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Megawati Soekarnoputri Berkunjung ke Vatikan dan Bertemu Paus Fransiskus

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sekaligus Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, melakukan kunjungan resmi ke Vatikan pada hari Jumat, 7 Februari 2025. Dalam kunjungan ini, Megawati bertemu dengan Paus Fransiskus, Pemimpin Umat Katolik Dunia dan Kepala Negara Vatikan.

Pertemuan ini berlangsung di kediaman Paus yang terletak di Santa Marta, Vatikan. Dalam suasana hangat dan penuh hormat, Megawati menyerahkan sebuah lukisan yang sangat khusus kepada Paus Fransiskus.

Lukisan yang diserahkan berukuran besar, dengan tinggi 176 cm dan lebar 120 cm. Lukisan tersebut menggambarkan Bunda Maria, yang terlihat mengenakan kerudung mantilla putih dan kebaya merah. Kebaya merah ini adalah pakaian tradisional Indonesia yang sangat dikenal, sementara kerudung mantilla adalah simbol keanggunan dalam budaya Katolik.

Lukisan ini bukan hanya sekedar karya seni, tetapi juga menjadi simbol yang menggabungkan nilai-nilai spiritual dan budaya Indonesia. Dalam konteks ini, Megawati berharap bahwa lukisan tersebut dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dan Vatikan serta mengedepankan pesan perdamaian dan toleransi antarumat beragama.

Megawati, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya dapat bertemu dengan Paus Fransiskus. "Ini adalah kehormatan besar bagi saya dan juga untuk Indonesia," ujarnya. Pertemuan ini diharapkan dapat membuka peluang kerjasama yang lebih erat antara kedua belah pihak dalam mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.

Dengan kunjungan ini, Megawati Soekarnoputri menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjalin hubungan yang baik dengan berbagai negara dan pemimpin dunia, serta membangun dialog antaragama yang lebih kuat.

Acara ini pun mendapat perhatian media dan masyarakat luas, yang melihatnya sebagai langkah positif dalam merawat kerukunan antarumat beragama di Indonesia dan dunia.

library_books Antaranewscom