Ribuan orang di Slowakia menggelar protes besar-besaran menentang kebijakan prorusia dari Perdana Menteri Robert Fico. Protes ini terjadi di berbagai kota, termasuk ibu kota Bratislava. Para demonstran meneriakkan slogan-slogan seperti "Rundown, Rundown" dan "Agen Rusia", mendesak agar Fico mundur dari jabatannya.
Aksi protes ini dipicu oleh kunjungan Fico ke Moskow untuk berdiskusi dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pemerintah Fico membela tindakannya dengan menyatakan bahwa diplomasi perjalanan mereka akan memastikan pasokan gas bagi negara Uni Eropa.
Namun, para demonstran menuntut agar kerjasama dengan Rusia segera dihentikan. Mereka menuduh Fico berkolaborasi dengan pemimpin otoriter dan berusaha mengubah Slowakia menjadi negara otoriter.
Ketegangan politik dalam negeri semakin meningkat setelah pemerintah Fico menuduh para lawan politiknya berusaha menciptakan kekacauan dan menggulingkan pemerintah. Fico khawatir bahwa protes ini dapat berujung pada upaya kudeta yang ilegal. Oleh karena itu, pemerintah sedang mempertimbangkan langkah-langkah pencegahan yang belum dijelaskan lebih lanjut.
Fico kembali menjabat setelah partai Smer yang dipimpinnya menang dalam pemilihan umum tahun lalu. Dalam kampanye, dia mengusung program yang pro-Rusia dan anti-AS. Sejak itu, dia menghentikan bantuan militer Slowakia untuk Ukraina yang diserang oleh Rusia. Fico juga mengkritik sanksi Uni Eropa terhadap Rusia dan menyatakan niatnya untuk mencegah keanggotaan Ukraina di NATO.
Protes ini menunjukkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah Fico yang dinilai terlalu mendukung Rusia dan merugikan hubungan dengan negara-negara Barat. Dengan situasi yang semakin memanas, banyak yang berharap agar pemerintah dapat mendengarkan suara rakyat dan mengambil langkah yang lebih bijaksana.
Slowakia protes Fico prorusia pemerintah