Alice Weidel telah resmi menjadi kandidat kanzler pertama dari partai Alternative für Deutschland (AfD). Ini menjadikannya sebagai kandidat ketiga di Jerman setelah Angela Merkel dari CDU dan Annalena Baerbock dari Bündnis 90/Die Grünen.
Dengan hasil survei yang menunjukkan dukungan sekitar 20 persen, AfD menempati posisi kedua di belakang partai Union. Meskipun demikian, partai ini menghadapi tantangan dalam membentuk koalisi karena tidak ada partai mapan yang bersedia bekerja sama dengan mereka.
Alice Weidel memiliki ambisi kepemimpinan yang jelas. Dalam program pemilihan mereka, AfD menyatakan keinginan agar Jerman keluar dari Uni Eropa dan menghapus Euro. Weidel juga dikenal karena skeptisisme terhadap perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia dan memilih untuk mendukung penggunaan kayu bakar, energi nuklir, dan gas dari Rusia. Selain itu, partai ini ingin menghapus sanksi ekonomi terhadap Rusia dan menjadikan Ukraina sebagai negara netral, terpisah dari NATO dan Uni Eropa.
Weidel juga mengusulkan agar Angkatan Bersenjata Jerman atau Bundeswehr mendapatkan pendanaan yang lebih baik dan meningkatkan jumlah personel.
Namun, kehidupan pribadi Alice Weidel bertentangan dengan beberapa posisi yang diusung oleh partainya. Weidel adalah seorang lesbian dan memiliki pasangan yang berasal dari Sri Lanka. Keduanya membesarkan dua putra mereka di Swiss.
Untuk lebih memahami perjalanan karir Weidel serta bagaimana dia menghadapi kontradiksi antara kehidupan pribadi dan ideologi partainya, tonton program kami di YouTube berjudul akurat. Anda dapat menemukan link ke episode tersebut di bio kami.
Alice Weidel AfD kandidat kanzler Jerman politik