Di Amerika Serikat, diperkirakan ada 54 juta kamar tidur yang kosong setiap malam di rumah-rumah. Hal ini terjadi di tengah krisis perumahan yang serius dan kesulitan mencari tempat tinggal yang terjangkau.
Informasi ini disampaikan oleh Noelle Marcus, seorang peneliti yang belajar perencanaan kota di MIT. Ia mendirikan Nesterly, sebuah platform online yang menghubungkan penyewa muda yang mencari tempat tinggal terjangkau dengan pemilik rumah yang memiliki kamar kosong. Konsep ini sangat sederhana: Penyewa yang tinggal di kamar tersebut dapat membantu pemilik rumah, terutama yang lebih tua, dengan pekerjaan ringan di rumah sebagai imbalan atas sewa yang lebih rendah.
Ide berbagi rumah antar generasi ini semakin populer. Selain memberikan solusi untuk kekurangan tempat tinggal yang akut, banyak pendukung percaya bahwa hal ini juga dapat menjadi alat yang ampuh untuk melawan isolasi sosial yang sering dialami oleh orang-orang lanjut usia.
Berbagi rumah antar generasi tidak hanya bermanfaat bagi penyewa yang membutuhkan tempat tinggal, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pemilik rumah untuk mendapatkan tambahan penghasilan dan tidak merasa kesepian. Dengan cara ini, kedua belah pihak dapat saling membantu dan memberikan manfaat yang besar.
Pewawancara menyebutkan bahwa dengan adanya program seperti Nesterly, diharapkan dapat mengurangi jumlah kamar kosong dan memberikan solusi bagi banyak orang yang kesulitan mencari tempat tinggal. Ini adalah langkah awal yang baik untuk mengatasi masalah perumahan yang ada saat ini.
Dengan semakin banyaknya orang yang menyadari pentingnya berbagi rumah, diharapkan ke depan akan ada lebih banyak inovasi dan inisiatif yang muncul untuk mengatasi krisis perumahan ini.
perumahan kamar kosong berbagi rumah krisis perumahan intergenerasi