Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penemuan Tiga Spesies Kerang Terancam Punah di Sungai Seine

Pada saat Olimpiade Paris 2024, muncul kekhawatiran mengenai kualitas air Sungai Seine untuk lomba renang. Namun, baru-baru ini para peneliti menemukan tiga spesies kerang yang terancam punah di dalam sungai tersebut. Penemuan ini dianggap sebagai keberhasilan ekologis yang baik untuk lingkungan dan masyarakat Paris.

Menurut laporan dari Environmental Office (OGE) dan Laboratorium Spygen, ketiga spesies kerang yang ditemukan adalah Rhombische Flussmuschel, Bachmuschel, dan Abgeplattete Teichmuschel. Penemuan ini terjadi dalam penelitian mengenai dampak pencahayaan kota terhadap keanekaragaman hayati. Ketiga spesies ini termasuk dalam daftar spesies yang terancam punah.

Keberadaan kerang-kerang ini menunjukkan bahwa langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas air di Sungai Seine telah berhasil. Sebelumnya, jumlah spesies ikan di sungai ini juga meningkat dari hanya tiga spesies menjadi lebih dari 30 spesies.

Menjelang Olimpiade, sekitar 1,4 miliar Euro telah diinvestasikan untuk memperbaiki sistem pengolahan air dan limbah di wilayah Paris. Meski demikian, kualitas air yang masih bervariasi menyebabkan beberapa lomba renang harus ditunda selama acara tersebut.

"Kembalinya spesies yang sangat sensitif terhadap kualitas air ini adalah sinyal kuat bahwa usaha bersama kita untuk memperbaiki Sungai Seine membuahkan hasil," kata PriƩ, manajer proyek dari Spygen. Kerang air tawar memiliki peran penting dalam ekosistem mereka sebagai hewan penyaring yang sensitif terhadap kualitas air dan berfungsi sebagai bioindikator.

Sungai Seine, yang dulunya identik dengan pencemaran lingkungan, kini perlahan-lahan kembali menjadi habitat bagi keanekaragaman hayati dan tempat untuk rekreasi.

Namun, mengenai apakah kualitas air cukup baik untuk berenang, PriƩ menjelaskan bahwa keberadaan kerang tidak menjamin hal tersebut. Faktor penentu adalah konsentrasi bakteri tertentu yang tidak mempengaruhi kerang tersebut.

Dengan penemuan ini, diharapkan masyarakat Paris dapat lebih memperhatikan lingkungan dan kualitas air, serta mendukung upaya pelestarian spesies yang terancam punah.

library_books Tagesschau