Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan Sekretaris Perbendaharaan untuk menghentikan pembuatan koin sen baru. Keputusan ini diumumkan melalui platform media sosialnya, Truth Social, pada malam Minggu.
Trump menyebutkan bahwa biaya produksi koin sen telah melebihi nilai nominalnya selama hampir dua dekade. Artinya, biaya untuk membuat koin tersebut lebih tinggi daripada nilai satu sen yang tertera di koin itu sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa pembuatan koin sen tidak lagi efisien dan menghabiskan sumber daya yang seharusnya bisa digunakan untuk keperluan lain.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk menghemat anggaran dan mengurangi pemborosan dalam pembuatan uang. Banyak orang percaya bahwa koin sen sudah tidak lagi diperlukan dalam transaksi sehari-hari karena semakin sedikitnya orang yang menggunakan uang tunai.
Masyarakat banyak yang berpendapat bahwa keputusan ini adalah langkah positif. Dengan penghentian pembuatan koin sen, pemerintah bisa lebih fokus pada masalah yang lebih mendesak. Namun, ada juga yang khawatir bahwa ini akan mengubah cara orang bertransaksi, terutama bagi mereka yang masih mengandalkan uang tunai.
Sekretaris Perbendaharaan diharapkan dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai kebijakan ini dan dampaknya bagi masyarakat. Sementara itu, banyak yang menunggu langkah-langkah berikutnya yang akan diambil oleh pemerintahan Trump terkait kebijakan moneter.
Trump koin sen penghentian biaya produksi Treasury Secretary