Hanya sepuluh negara dari 195 anggota Perjanjian Paris yang telah menyerahkan rencana iklim baru mereka tepat waktu kepada Sekretariat Iklim PBB. Angka ini sangat mengecewakan, menurut analis dari Carbon Brief, sebuah portal yang berfokus pada isu iklim. Rencana iklim ini sangat penting untuk mengetahui komitmen masing-masing negara dalam menangani perubahan iklim.
Klimaforscher Niklas Höhne dari New Climate Institute menyatakan, "Semakin cepat kita mengetahui keadaan perlindungan iklim tiap negara, semakin baik kita dapat mempersiapkan diri." Ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan komitmen dari setiap negara dalam menangani masalah perubahan iklim.
Organisasi lingkungan seperti Germanwatch dan Misereor mendesak Uni Eropa untuk menyerahkan rencana mereka paling lambat pada bulan September. Mereka berharap rencana tersebut akan mencakup target ambisius untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga tahun 2035. Rencana yang baik tidak hanya mencakup target pengurangan emisi, tetapi juga langkah-langkah konkret, seperti menghentikan penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas.
Ketidakpastian ini telah diprediksi oleh Simon Stiell, kepala Sekretariat Iklim PBB. Ia menyebutkan bahwa meskipun banyak negara belum menyerahkan rencana mereka, banyak dari mereka telah menunjukkan niat untuk menyerahkannya di tahun ini. "Adalah bijaksana untuk mengambil lebih banyak waktu jika rencana tersebut akan lebih ambisius," ujarnya.
Menurut organisasi lingkungan, tidak mengherankan jika banyak negara tidak memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan oleh PBB. Tahun 2024 merupakan tahun yang sangat sibuk dengan banyak pemilihan umum dan pembentukan pemerintahan baru. Petter Lydén, kepala bagian Kebijakan Iklim Internasional di Germanwatch, mengingatkan bahwa Komisi Eropa baru terbentuk pada bulan November. Meskipun ada usulan untuk mengurangi 90 persen emisi gas rumah kaca untuk target Uni Eropa hingga tahun 2040, usulan tersebut belum disahkan secara resmi. Selain itu, tidak semua negara Uni Eropa sepakat untuk menetapkan target iklim yang kuat.
Dengan keadaan ini, harapan untuk masa depan perlindungan iklim yang lebih baik masih bergantung pada komitmen dan tindakan nyata dari setiap negara di dunia.
rencana iklim negara UN emisi perubahan iklim