Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Presiden Prabowo Resmikan Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya

Surabaya – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di JX International Convention Exhibition, Surabaya, pada hari Senin, 10 Februari 2025. Kongres ini mengangkat tema "Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban".

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan betapa pentingnya peran perempuan, terutama emak-emak, dalam menentukan nasib dan masa depan bangsa. "Emak-emak adalah pilar utama yang dapat mengubah arah bangsa ini. Kita harus bersama-sama merawat tradisi dan memperkuat kemandirian," ujarnya di hadapan para peserta kongres.

Kongres ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Rais 'Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Katib 'Aam PBNU KH. Ahmad Said Asrori, dan Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf. Juga hadir Sekretaris Jendral PBNU H. Saifullah Yusuf, Bendahara Umum PBNU H. Gudfan Arif Ghofur, serta Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH. Anwar Mansyur dan Ketua PWNU Jawa Timur KH. Abdul Hakim Mahfudz. Tidak ketinggalan, jajaran menteri dari kabinet merah putih serta para duta besar negara sahabat juga turut hadir dalam acara tersebut.

Rangkaian kegiatan Kongres XVIII Muslimat NU dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 10 hingga 16 Februari 2025. Acara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya dalam memperkuat peran wanita dalam berbagai aspek kehidupan.

Kongres ini menjadi momen penting bagi Muslimat NU untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan zaman dan memperkuat komitmen dalam menjaga tradisi serta kemandirian masyarakat.

library_books Tvnu Id