JAKARTA - Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, menjadi narasumber dalam program Teras Negeri yang disiarkan oleh Majalah Tempo di Studio TV Tempo, Jakarta, pada Senin (10/2). Dalam acara tersebut, ia membahas berbagai tantangan serta strategi pembangunan yang sedang dijalankan di Kota Madiun.
Kota Madiun, yang dikenal sebagai Kota Pendekar, terus berkembang dengan berbagai potensi. Namun, di balik kemajuan tersebut, terdapat tantangan yang perlu dikelola dengan baik, seperti peningkatan kesejahteraan ekonomi, pengembangan infrastruktur, dan pengelolaan lingkungan.
“Menjaga stabilitas pemerintahan di Kota Madiun bukan hanya tentang menjalankan birokrasi dengan baik, tetapi juga membangun kepercayaan dan partisipasi aktif masyarakat,” jelas Eddy Supriyanto.
Dalam wawancara tersebut, ia mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah menjaga kesinambungan program pembangunan. Hal ini diperlukan agar program yang dijalankan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perubahan regulasi.
“Kami terus mengedepankan transparansi dan kolaborasi dengan semua pihak, termasuk pemerintah pusat, provinsi, dan masyarakat lokal,” tambahnya.
Pj Wali Kota juga menekankan pentingnya dampak nyata dari setiap program pembangunan. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Oleh karena itu, kami berusaha mengoptimalkan berbagai layanan publik, seperti mempercepat proses birokrasi, menerapkan digitalisasi dalam pelayanan, serta meningkatkan fasilitas kesehatan dan pendidikan,” ungkapnya.
Selain itu, untuk mendengarkan masukan dari warga, Pj Wali Kota juga membuka kanal pengaduan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menampung saran dan kritik terkait program yang berjalan, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih baik.
Acara ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan dan menjelaskan program-program yang ada di Kota Madiun kepada masyarakat luas.
Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto program pembangunan Kota Madiun