Surabaya, 11 Februari 2025 - Kongres Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-XVIII resmi dibuka hari ini di Jatim Expo, Surabaya. Acara ini berlangsung hingga 16 Februari 2025 dan dihadiri oleh berbagai anggota Muslimat NU dari seluruh Indonesia.
Muslimat NU dikenal sebagai organisasi yang berperan penting dalam memajukan perempuan di Indonesia. Dalam kongres kali ini, fokus utama adalah mengembangkan peran perempuan sebagai pemimpin, pendidik, dan agen perubahan dalam masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya untuk menciptakan kesetaraan gender dan perlindungan hak anak.
Kongres ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi para anggota untuk memperkuat komitmen dalam memberdayakan keluarga Indonesia. "Kami ingin menciptakan program-program inovatif yang dapat membawa perubahan nyata di masyarakat," ujar salah satu panitia kongres.
Selain itu, kongres ini juga bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap isu-isu yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Dengan adanya kesetaraan gender, diharapkan perempuan dapat berkontribusi lebih dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan dan kepemimpinan.
Melalui kongres ini, Muslimat NU berharap dapat mewujudkan masyarakat yang inklusif, berkeadilan, dan penuh keberkahan. Berbagai kegiatan dan diskusi akan dilakukan selama kongres berlangsung, dengan harapan dapat menghasilkan ide-ide yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kongres Muslimat NU ke-XVIII ini menjadi momen penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Semua pihak diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung program-program yang dihasilkan dari kongres ini.
Dengan semangat kebersamaan, semoga kongres ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi perempuan dan masyarakat Indonesia.
Kongres Muslimat NU Surabaya pemberdayaan perempuan kesetaraan gender