Warga Torobulu menggelar aksi protes terhadap aktivitas PT. Wijaya Inti Nusantara yang terus melakukan galian besar di kawasan mereka. Galian yang semakin lebar dan menganga ini berada sangat dekat dengan Sekolah Dasar Negeri 12 Laeya dan pemukiman warga. Hal ini menjadi perhatian serius karena aktivitas tersebut membelah aliran kali yang digunakan untuk jalan hauling, berpotensi mengancam keselamatan anak-anak dan warga sekitar.
Masyarakat setempat mengungkapkan kekhawatiran mereka. "Kami harus menghentikan ini sebelum ada korban jiwa!" teriak salah satu warga saat aksi berlangsung. Mereka menegaskan bahwa tindakan PT. Wijaya Inti Nusantara tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kehidupan sehari-hari mereka.
Aksi ini merupakan bagian dari upaya warga untuk menjaga dan mempertahankan ruang hidup mereka serta sekolah yang menjadi tempat belajar anak-anak. Para demonstran menyatakan bahwa mereka tidak akan berhenti memperingatkan pihak perusahaan hingga perhatian mereka diperoleh dan tindakan dihentikan.
Sebagai informasi, kegiatan galian yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan seperti pendangkalan sungai, hilangnya habitat alami, serta risiko kecelakaan bagi warga. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk memperhatikan dampak dari aktivitas ini dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat.
Warga Torobulu, dengan semangat juang yang tinggi, berkomitmen untuk terus melakukan aksi demi melindungi lingkungan dan keselamatan mereka. Mereka berharap suara mereka didengar dan tindakan yang merugikan segera dihentikan.
Kampanye #SAVETOROBULU pun semakin menguat, mengajak semua pihak untuk peduli terhadap masalah ini dan mendukung perjuangan mereka.
Torobulu PT. Wijaya Inti Nusantara galian lingkungan aksi warga