Kota Bogor, Jawa Barat, akan mengalami kesibukan lalu lintas yang signifikan pada Rabu mendatang. Hal ini disebabkan oleh kunjungan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, ke Istana Kepresidenan Bogor, serta pelaksanaan perayaan Cap Go Meh (CGM) di Jalan Suryakencana.
Polresta Bogor Kota telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat agar bersiap menghadapi kemungkinan kemacetan. Kunjungan Presiden Erdogan ini akan mengubah rute lalu lintas yang biasanya dilalui. Rombongan kendaraan tamu negara akan melintasi jalur yang berbeda dari biasanya. Setelah keluar dari Tol Baranangsiang, kendaraan akan mengarah lurus ke Tugu Kujung dan melanjutkan ke Jalan Jalak Harupat, tanpa melalui Jalan Otistia.
Selama iring-iringan Presiden Erdogan melintas, arus lalu lintas akan dialihkan dan ditunda sementara. Kendaraan dari Baranangsiang akan diarahkan ke kiri untuk mengurangi kepadatan di jalur Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya. Ini diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan yang mungkin terjadi di area tersebut.
Setelah acara kunjungan tamu negara selesai, sekitar pukul 13.00-14.00 WIB, perayaan Cap Go Meh akan dimulai. Perayaan ini adalah tradisi yang diadakan oleh masyarakat Tionghoa dan akan berlangsung di Jalan Suryakencana. "Jalan Suryakencana saja yang akan ditutup untuk perayaan CGM," kata seorang petugas dari Polresta Bogor Kota.
Dengan adanya dua acara besar ini, diharapkan masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik. Kesibukan di Kota Bogor pada Rabu nanti menjadi perhatian bagi semua pengguna jalan agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat berlalu lintas.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Grafis: Indita
lalu lintas Bogor kunjungan Erdogan Cap Go Meh Istana Kepresidenan