Meta, perusahaan induk dari Facebook, baru saja melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran pada hari Senin. Sekitar 5% dari total karyawan mereka dipecat. Ini merupakan langkah yang diambil CEO Mark Zuckerberg untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
Dalam sebuah memo internal, Zuckerberg menyatakan, "Saya telah memutuskan untuk meningkatkan standar manajemen kinerja dan memutuskan hubungan kerja dengan karyawan yang berkinerja rendah lebih cepat." Ini menunjukkan bahwa dia ingin perusahaan memiliki tim yang lebih efisien dan produktif.
Namun, beberapa mantan karyawan yang baru saja dipecat merasa tidak setuju dengan penilaian tersebut. Mereka merasa bahwa mereka bukanlah karyawan yang berkinerja rendah. Beberapa di antara mereka mulai membagikan pengalaman dan bukti di platform LinkedIn dan Reddit, untuk menunjukkan bahwa penilaian perusahaan terhadap kinerja mereka tidak adil.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai proses evaluasi kinerja di Meta dan bagaimana perusahaan menentukan siapa yang dianggap berkinerja rendah. Banyak orang berharap agar perusahaan melakukan penilaian yang lebih objektif dan adil terhadap karyawan mereka.
PHK ini menambah daftar panjang pemutusan hubungan kerja yang telah dilakukan oleh Meta dalam beberapa waktu terakhir, yang menunjukkan perubahan strategis di dalam perusahaan. Para mantan karyawan ini kini berbagi cerita dan pengalaman mereka, berusaha untuk menjelaskan bahwa mereka sebenarnya telah memberikan yang terbaik dalam pekerjaan mereka.
Meta PHK karyawan Mark Zuckerberg kinerja