Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Mendag Ungkap Penyebab Naiknya Harga MinyaKita di Indonesia Timur

Jakarta, 15 Februari 2025 – Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengungkapkan penyebab utama melonjaknya harga MinyaKita di kawasan Timur Indonesia. Meskipun secara nasional harga komoditas ini mengalami penurunan, harga di beberapa pasar tertentu di wilayah Timur masih cukup tinggi.

Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI pada Kamis (13/2/2025), Budi menjelaskan, "Memang secara nasional harganya sudah menurun. Kemarin harganya Rp17.800, sekarang sudah Rp17.300. Namun, ada pasar-pasar tertentu yang menjual sampai Rp19.000." Hal ini menunjukkan adanya perbedaan harga yang cukup signifikan di berbagai daerah.

Budi juga menyoroti bahwa tingginya harga di kawasan Timur Indonesia disebabkan oleh minimnya distributor. "Sekarang seperti Aceh, Banten, Lampung sudah mulai menurun. Namun, wilayah-wilayah timur memang masih agak tinggi. Masalahnya adalah karena di sana jarang ada distributor," jelasnya.

Namun, Budi memastikan bahwa tidak ada kelangkaan MinyaKita di pasaran. Ia menegaskan bahwa pasokan saat ini dipastikan aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan penjelasan tersebut, diharapkan masyarakat dapat memahami situasi harga MinyaKita yang bervariasi di Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng di seluruh wilayah, termasuk di daerah yang mengalami kenaikan harga.

library_books Idx Channel