Surabaya, (14/02/2024) - Dalam Kongres Ke-18 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang diadakan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Khofifah Indar Parawansa terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU untuk masa khidmat 2025-2030. Dalam kongres yang berlangsung pada Jumat lalu ini, Arifatul Choiri Fauzi juga terpilih sebagai Ketua PP Muslimat NU untuk periode yang sama.
Khofifah Indar Parawansa, yang dikenal sebagai tokoh perempuan yang aktif di dunia politik dan sosial, sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur. Dengan terpilihnya Khofifah, diharapkan akan ada banyak program yang bermanfaat bagi perempuan dan masyarakat. Khofifah berkomitmen untuk memajukan peran perempuan dalam berbagai bidang.
Arifatul Choiri Fauzi, yang merupakan sosok muda dan energik, juga diharapkan dapat membawa ide-ide segar dalam kepemimpinan Muslimat NU. Bersama dengan Khofifah, mereka berdua akan bekerja sama untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas organisasi Muslimat NU.
Kongres ini dihadiri oleh banyak peserta dari berbagai daerah yang merupakan perwakilan dari organisasi perempuan di bawah NU. Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mempercayakan jabatan ini kepadanya.
"Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menjalankan amanah ini dan membawa Muslimat NU ke arah yang lebih baik," ujarnya penuh semangat.
Dengan terpilihnya Khofifah dan Arifatul, diharapkan Muslimat NU dapat terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, terutama dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia. Mereka berdua memiliki visi yang kuat untuk membangun jaringan kerja sama yang lebih luas, serta meningkatkan kegiatan sosial dan pendidikan bagi anggotanya.
Ini adalah langkah penting bagi Muslimat NU dalam menghadapi tantangan zaman dan menjaga eksistensinya di tengah masyarakat. Diharapkan, kepemimpinan mereka dapat membawa perubahan positif bagi organisasi dan anggotanya.
Khofifah Indar Parawansa Muslimat NU Arifatul Choiri Fauzi Kongres