Di Kowloon Timur, Hong Kong, sebuah kasus penyiksaan burung merpati kembali terjadi. Seekor burung merpati ditemukan dengan sayap dan ekor yang telah dipotong. Ini merupakan kasus kedua dalam waktu kurang dari satu minggu yang dilaporkan kepada pihak berwenang.
Menurut juru bicara dari Society for the Prevention of Cruelty to Animals (SPCA), seorang warga melaporkan penemuan burung tersebut pada malam sebelumnya, saat melihatnya di Farm Road, To Kwa Wan. Warga tersebut merasa prihatin dan segera menghubungi organisasi non-profit tersebut untuk meminta bantuan.
Juru bicara SPCA menjelaskan, "Penyelidikan awal menunjukkan bahwa bulu ekor dan sayap burung merpati tersebut memiliki tanda-tanda pemotongan yang dilakukan dengan sengaja." Hal ini menunjukkan bahwa burung tersebut mengalami penyiksaan yang sangat menyedihkan.
Kasus penyiksaan hewan seperti ini sangat mengkhawatirkan dan menunjukkan perlunya kesadaran lebih lanjut tentang perlindungan hewan. SPCA terus berupaya untuk menyelamatkan hewan-hewan yang menjadi korban penyiksaan dan memberikan mereka perawatan yang dibutuhkan.
Warga Hong Kong diimbau untuk lebih peka terhadap keberadaan hewan di sekitar mereka dan segera melapor jika menemukan tindakan penyiksaan terhadap hewan. Setiap laporan sangat penting untuk mencegah terulangnya kekejaman seperti ini di masa depan.
burung merpati penyiksaan hewan Hong Kong Kowloon SPCA