Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

xAI Luncurkan Grok 3, Model AI Terbaru dengan Kekuatan Superior

xAI baru saja meluncurkan model AI terbaru mereka yang diberi nama Grok 3. Model ini dilatih menggunakan 200.000 GPU dan memiliki kekuatan komputasi sepuluh kali lipat dibandingkan pendahulunya. Dengan peluncuran ini, xAI ingin menunjukkan kemajuan teknologi yang signifikan dalam bidang kecerdasan buatan.

Grok 3 memperkenalkan dua mode berpikir yang berbeda. Mode pertama adalah "Think" yang dirancang untuk menyelesaikan tugas-tugas dasar. Sedangkan mode kedua, "Big Brain", digunakan untuk memecahkan masalah yang lebih kompleks. Ini menunjukkan kemampuan Grok 3 untuk menangani berbagai tingkat kesulitan dalam pemecahan masalah.

Sistem ini mengklaim memiliki keunggulan dibandingkan dengan pesaingnya seperti ChatGPT, Gemini, dan DeepSeek dalam hal matematika, sains, dan pemrograman. Hal ini bisa menjadi kabar baik bagi para pelajar dan profesional yang membutuhkan alat bantu dalam belajar atau bekerja di bidang-bidang tersebut.

Selain peluncuran Grok 3, xAI juga meluncurkan DeepSearch, sebuah mesin pencari generasi berikutnya yang dirancang untuk memberikan analisis dan kemampuan penelitian secara real-time. Ini menunjukkan bagaimana xAI berusaha untuk meningkatkan akses informasi bagi penggunanya.

Grok 3 merupakan bagian dari keluarga model yang lebih besar, termasuk Grok 3 mini yang lebih cepat tetapi sedikit kurang akurat. Semua model ini dilatih di pusat data xAI yang besar di Memphis. Platform ini akan tersedia bagi pelanggan X Premium+ dan melalui layanan berlangganan baru yang disebut SuperGrok, yang dapat diakses melalui aplikasi seluler dan situs Grok.com.

Peluncuran Grok 3 ini semakin memperketat persaingan dalam dunia AI, terutama dengan OpenAI. Hal ini terjadi setelah Elon Musk menolak tawaran sebesar $97,4 miliar untuk mengakuisisi perusahaannya yang dulu. Sementara xAI tengah mencari dana sebesar $10 miliar dengan valuasi mencapai $75 miliar, OpenAI juga sedang mengincar $40 miliar untuk kemungkinan valuasi sebesar $300 miliar.

library_books Tech