Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Aksi Demonstrasi Penolakan Revisi UU Minerba di Jakarta

Pada hari Selasa, 18 Februari 2025, Jakarta menjadi lokasi aksi demonstrasi yang melibatkan berbagai organisasi dan mahasiswa. Aksi ini dipimpin oleh Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), dan Federasi Mahasiswa Nasional (FMN). Mereka menyuarakan penolakan terhadap revisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 yang mengubah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Revisi undang-undang ini telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada pukul 10.51 WIB pada hari yang sama. Para demonstran menganggap hal ini sebagai sebuah momen bersejarah yang menunjukkan bahwa gedung DPR telah berfungsi sebagai panggung sirkus untuk kepentingan bisnis kotor sumber daya alam.

Menurut para pengunjuk rasa, pemerintah dan DPR telah berbohong mengenai proses revisi yang berlangsung tidak tergesa-gesa dan tanpa melibatkan publik secara signifikan. Mereka juga menyoroti bahwa kampus tetap dilibatkan dalam bisnis tambang, meskipun sebelumnya dinyatakan bahwa pelibatan tersebut dibatalkan.

Selain itu, mereka mengungkapkan bahwa organisasi masyarakat (Ormas) keagamaan, serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi, juga akan menerima manfaat dari kegiatan ekstraksi sumber daya yang dianggap merugikan lingkungan ini.

Aksi ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa, yang merasa perlu untuk menentang keputusan yang mereka anggap merugikan masa depan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam di Indonesia.

Mereka berharap, dengan aksi ini, suara mereka dapat didengar dan direspons oleh para pembuat kebijakan agar mempertimbangkan dampak jangka panjang dari kebijakan yang diambil.

Tagar-tagar seperti #BloodyNickel, #RendahKarbonTinggiKorban, #TolakTambang, #deadlycoal, #TolakGeothermal, #ruuminerba, #BatalkanUUMinerba, dan #tolakruuminerba menjadi sorotan dalam aksi ini, menunjukkan semangat generasi muda dalam memperjuangkan lingkungan yang lebih baik.

library_books Jatamnas