Dalam rangka Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025, kapal rumah sakit KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991) yang dibuat oleh PT PAL Indonesia, telah hadir di Bali. Kapal ini berpartisipasi dalam program Medical Civic Action Program (MEDCAP) yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
KRI WSH-991 tidak hanya berfungsi sebagai kapal biasa, tetapi juga sebagai simbol kemanusiaan dan kesiapsiagaan bersama. Di Bali, kapal ini menawarkan berbagai layanan kesehatan gratis. Masyarakat, terutama nelayan, dapat menikmati layanan seperti pemeriksaan kesehatan, sunatan massal, donor darah, dan operasi medis kecil.
Selain memberikan layanan medis, KRI WSH-991 juga mendukung program Engineering Civic Action Program (ENCAP). Dalam program ini, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan angkatan laut dari negara-negara peserta lainnya bekerja sama untuk memperbaiki infrastruktur publik. Hal ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan kesejahteraan global.
KRI WSH-991 dilengkapi dengan fasilitas medis yang sangat modern. Kapal ini memiliki ruang operasi, ICU (Intensive Care Unit), dan peralatan medis yang setara dengan rumah sakit darat. Ini memungkinkan pelaksanaan operasi bedah langsung di atas kapal. Dengan kemampuan ini, KRI WSH-991 menunjukkan bahwa Indonesia memiliki industri maritim yang mandiri dan inovatif.
Partisipasi KRI WSH-991 dalam MNEK 2025 merupakan bukti komitmen Indonesia dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan mendukung diplomasi global. Kapal ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi simbol dari kemampuan dan kemandirian bangsa dalam bidang teknologi dan kesehatan.
Dengan kehadiran KRI WSH-991, harapan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan memperkuat kerja sama internasional semakin besar. Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi semua pihak, terutama bagi masyarakat di sekitar Bali.
KRI WSH-991 kapal rumah sakit MNEK 2025 kesehatan kemanusiaan