Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Jamaah Calon Haji Pasuruan Diimbau Segera Lunasi BPIH 2025

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan meminta seluruh jamaah calon haji 2025 untuk segera melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap pertama. Permintaan ini penting dan merupakan kewajiban bagi setiap jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima tahun ini.

Menurut Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Bakhrul Ulum, sebanyak 1512 jamaah asal Kabupaten Pasuruan berhak melakukan pelunasan BPIH. Dari jumlah tersebut, saat ini hanya 395 jamaah yang telah melakukan pelunasan. Waktu pelunasan tahap pertama masih berlangsung dari 14 Februari hingga 14 Maret 2025.

"Data sampai kemarin menunjukkan ada 395 jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan yang telah melunasi BPIH. Kita masih menunggu hingga 14 Maret sebagai batas akhir pelunasan tahap pertama," kata Bakhrul saat ditemui di ruangannya, Rabu (19/2/2025) siang.

Bakhrul berharap seluruh jamaah dapat segera melakukan pelunasan agar perjalanan ibadah haji dapat berlangsung dengan lancar. "Harapannya semua sehat, bisa menjalankan ibadah dengan lancar, serta pulang menjadi haji yang mabrur, Amin Ya Allah," tambahnya.

Selain itu, Bakhrul juga menghimbau setiap jamaah dan keluarganya untuk sering melakukan pengecekan informasi melalui aplikasi HAJI PINTAR. Aplikasi ini memudahkan jamaah untuk mengakses berbagai informasi terkait ibadah haji.

"Silahkan sering-sering membuka aplikasi Haji Pintar, karena semua kebutuhan informasi haji ada di situ," terangnya.

Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan telah menyiapkan empat strategi untuk mendorong jamaah segera melunasi BPIH. Strategi tersebut antara lain mengirimkan surat pemberitahuan pelunasan secara langsung, melaksanakan sosialisasi kepada seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), pemasangan banner di berbagai lokasi, dan publikasi melalui media sosial.

Menurut Bakhrul, Kemenag juga mengikuti tren generasi Z dengan aktif mempromosikan informasi melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook. "Kita gencar promosi melalui media sosial untuk menjangkau lebih banyak jamaah," ucapnya.

library_books Pemkabpasuruan