Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Hamas Diduga Langgar Perjanjian Gencatan Senjata di Israel

Hamas, kelompok Islam yang beroperasi di Jalur Gaza, diduga telah melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Israel. Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh militer Israel, mereka menerima jenazah yang tidak dikenal dan tidak teridentifikasi, yang seharusnya merupakan bagian dari kesepakatan untuk mengembalikan empat sandera yang telah dibunuh.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa dua jenazah anak yang diterima adalah Kfir dan Ariel Bibas, yang diculik lebih dari 16 bulan yang lalu. Namun, jenazah perempuan yang diserahkan tidak sesuai dengan harapan, karena bukan ibu mereka, Shiri.

Pihak militer Israel menyatakan, "Kami menuntut agar Hamas mengembalikan Shiri bersama semua sandera kami yang lain." Tuntutan ini juga telah disampaikan kepada para pihak yang berperan sebagai mediator, dan Israel mengungkapkan protes terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh Hamas.

Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menyebut insiden ini sebagai "titik terendah baru, suatu kejahatan dan kekejaman yang tidak ada bandingnya," dan mengecam tindakan Hamas yang menyerahkan jenazah yang tidak dikenal sebagai pengganti ibu dari dua anak yang dibunuh.

Sementara itu, di Israel juga terjadi ledakan pada tiga bus di pinggiran selatan Tel Aviv. Menurut laporan polisi, tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut. Para penyelidik menduga bahwa itu adalah serangan teroris yang melibatkan bahan peledak di kota Bat Yam. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan rencana untuk melakukan operasi militer besar-besaran di Tepi Barat sebagai respons terhadap percobaan serangkaian serangan bom.

Situasi ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut, terutama dengan pelanggaran gencatan senjata yang terjadi dan ancaman serangan lebih lanjut.

library_books Tagesschau