Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Menteri Komunikasi Serukan Perlindungan Anak di Platform Digital

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa semua platform digital wajib bertanggung jawab dalam melindungi anak-anak dari konten negatif yang dapat membahayakan mereka. Pernyataan ini disampaikan dalam acara yang membahas keselamatan anak di dunia maya.

Meutya menyatakan, penting bagi platform digital untuk segera memperketat penerapan teknologi verifikasi usia. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak tidak terpapar pada konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.

"Kita harus melindungi anak-anak kita dari konten negatif. Oleh karena itu, saya meminta semua platform digital untuk segera melakukan verifikasi usia secara ketat," ujar Meutya.

Dalam upaya ini, pemerintah juga sedang menyusun regulasi yang akan mengatur kewajiban platform digital dengan lebih tegas. Regulasi ini diharapkan dapat menutup celah bagi pelanggaran yang dapat membahayakan anak-anak.

Meutya menekankan bahwa perlindungan anak di ruang digital adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak, baik pemerintah, platform digital, maupun orang tua harus berperan aktif dalam menjaga keselamatan anak-anak saat berselancar di internet.

Dengan adanya regulasi yang jelas dan penerapan teknologi yang tepat, diharapkan anak-anak dapat menggunakan internet dengan aman dan nyaman tanpa harus khawatir mengenai konten yang tidak pantas.

Melalui langkah-langkah ini, Meutya berharap dapat menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi generasi muda Indonesia.

library_books Antaranewscom